
BANGKOK – Departemen Perdagangan Thailand berkomitmen tidak akan melanjutkan impor minyak kelapa sawit dalam memenuhi kebutuhan domestik, dimana Pada Februari sebelumnya telah mengimpor minyak sawit dari Malaysia.
Menurut Menteri Perdagangan Chatchai Sarikulya, hal ini karena pemerintah telah menemukan kelapa sawit dalam jumlah yang lebih besar. 889.000 ton hasil bumi diperkirakan mencapai pasar pada bulan Maret, peningkatan yang signifikan dari 614.000 ton yang mencapai pasar pada bulan Januari.
Sementara itu, persediaan baku kelapa sawit tercatat sebesar 124.000 ton pada 25 Februari. Angka ini diperkirakan meningkat menjadi 155.000 ton pada bulan Maret, yang akan cukup untuk kebutuhan dalam negeri.
Situasi kelapa sawit juga diharapkan kembali normal pada bulan April, deengan persediaan CPO diperkirakan akan naik ke tingkat normal pada 210.000 ton. (T3)