
KUALA LUMPUR – Malaysia sebagai negara produsen minyak sawit terbesar kedua didunia, mencatat ekspor barang pertanian pada Januari 2015 turun 13,4%menjadi RM4.99 miliar. Hal tersebut disebabkan ekspor yang lebih rendah dari minyak sawit atau mengalami penurunan sebesar 21,4% karena penurunan harga dan volume.
“Ekspor barang pertambangan di Januari dipertahankan dengan ekspor yang lebih tinggi dari minyak mentah disebabkan oleh kenaikan volume,” ungkap Kementerian Perdagangan dan Industri Internasional (MITI), Jumat (6/3/2015).
MITI menjelaskan, ertumbuhan ekspor yang tercatat ke pasar utama yaitu Asean (1,8%), Uni Eropa (3,7%), Amerika Serikat (18,1%), India (14,7%), Taiwan (RM511.6 juta), Norwegia ( RM278.3 juta), Kenya (RM209.1 juta) dan Afrika Selatan (RM197.7 juta).
Adapun tambahnya, sebagaimana Bernama melansir, ekspor ke Jepang turun menjadi RM7.45 miliar dibandingkan dengan RM7.52 miliar tahun lalu sedangkan China mengalami penurunan sebesar 22,7% menjadi RM6.45 miliar. (T3)