
MUKOMUKO – Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengungkapkan bahwa mayoritas tanaman kelapa sawit petani yang mengajukan permohonan surat tanda daftar budi daya (STDB) disana menggunakan bibit asalan atau tidak berkualitas.
Kabid Perkebunan Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan (DP3K), Kabupaten Mukomuko, Wahyu Hidayat, Selasa (3/3/2015), mengatakan selama tahun ini baru empat orang pemohon STDB. Dan ia menyayangkan mayoritas tanaman sawit mereka menggunakan bibit asalan.
Tak hanya itu, katanya menambahkan, seperti dilansir Antara Bengkulu, petani kurang memelihara tanamannya, dalam setahun mereka hanya sekali memberikan pupuk. Sehingga produktivitas mereka rendah. (T3)
Advertisements
Category: harga sawit