
TELUK KUANTAN – Meski isu negatif yang menghantam sektor kelapa sawit terus digaungkan oleh pihak-pihak asing. Namun budidaya komoditi ini justru semakin diminati oleh masyarakat Indonesia.
Karena tidak hanya memberikan keuntungan yang menjanjikan, kelapa sawit juga saat ini telah menjadi alternatif bagi petani perkebunan lainnya yang mulai tersendat dalam pengembangannya dan rendahnya harga jual.
Misalnya, sebagaimana diberitakan Riau Star, Senin (2/3/2015), beberapa masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang awalnya menanami karet kini beralih menanam kelapa sawit.
“Sawit yang harus ditanam, karena harganya stabil. Apalagi sekarang harga karet semakin jauh dibawah,” jelas seorang petani karet di Pangean yang beralih ke kebun sawit, Syarif.
Ia mengungkapkan, meskipun sawit memerlukan perawatan khusus, namun budidaya ini sangat menjanjikan secara ekonomis. Apalagi, tambahnya, sawit sudah bisa dipanen saat umur tiga tahun, sedangkan karet baru bisa dipanen jika sudah berumur tujuh tahun. (T3)