
SUKADANA – Rendahnya produktivitas petani kelapa sawit di Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, salah satunya disebabkan oleh penggunaan bibit palsu dalam membudidayakan sawit.
Oleh karena itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kayong Utara, Syukron, berharap agar petani mendapatkan pendidikan atau pemahaman bagaimana memperoleh informasi bibit sawit yang baik.
Karena katanya, ketidaktahuan masyarakat akan bibit kelapa sawit yang berkualitas menyebabkan mereka membeli bibit tidak unggul, sehingga berdampak kepada tidak berkualitasnya pula pertumbuhan kelapa sawit saat produksi.
“Masyarakat masih awam dalam hal kelapa sawit, takut menanam kelapa sawit namun saat produksi justru dibeli oleh pabrik dengan harga rendah karena kualitas buah rendah,” ujarnya, seperti dilansir Antara Kalbar, Rabu (18/3/2015). (T3)