
PERU – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Asosiasi untuk Konservasi Amazon Basin (ACCA) di Peru , dan Asosiasi Amazon Conservation (ACA) di Amerika Serikat dalam sebuah pernyataannya menyebutkan, perusahaan di Peru berencana membuka lahan lebih dari 23 ribu hektar hutan primer di Amazon Utara untuk ditanami kelapa sawit.
Kabarnya pembukaan lahan hutan primer seluas 9.300 bakal dilakukan menyusul terbitnya perizinan pembukaan lahan oleh pemerintah setempat. Ditulis Guardian, perusahaan yang membuka kebun itu ialah Islandia Energi dan Palmas del Amazonas, keduanya menerima “bantuan teknis dan keuangan” dari Palmas del Espino, pemimpin dalam industri kelapa sawit di Peru dan bagian kuat dari Romero Grup. (T3)
Advertisements
Category: harga sawit