
SEKADAU – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Aloysius, berharap agar perusahaan perkebunan kelapa sawit memiliki dermaga sendiri untuk bongkar muat CPO. Sehingga kedepannya perusahaan tidak sembarangan menggunakan lokasi tambat pontoon seperti yang terjadi di Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau.
Ia menyayangkan keberadaan pontoon yang bongkar muat CPO di kawasan pantai depan Polsek Belitang Hilir.
“Sangat disayangkan bila pontoon tersebut bongkar muat CPO tidak pada tempatnya. Sebuah perusahaan perkebunan musti punya dermaga bongkar muat sendiri, mengenai kawasan dimana tempatnya itu menyesuaikan dengan syarat dan ketentuan berlaku disuatu daerah,” ujarnya kepada Antara Kalbar, Senin (30/3/2015).
Menurutnya Dinas Perhubungan Kabupaten dalam hal ini harus turun ke lapangan, tidak ada alasan perusahaan itu tidak punya dermaga bongkar muat sendiri. (T3)