
KUALA LUMPUR – Berikut faktor-faktor yang mempengaruhi berjangka minyak sawit Malaysia dan pasar minyak nabati lainnya pada Selasa (10/3/2015).
Fundamental
*Minyak sawit Malaysia di bursa komoditas dalam dua minggu ini turun, setelah adanya estimasi hasil produksi yang cukup stabil di Malaysia.
*Gandum di pasar bursa komoditas di Amerika Serikat naik 1,6%, setelah terjadinya penurunan akibat proyeksi produksi yang dikeluarkan pemerintah AS.
* Harga minyak mentah jenis Brent anjlok 2%, akibat adanya tekanan dari Bank Central Eropa lewat pembelian obligasi. Sementara harga minyak mentah AS naik 1%.
Pasar
* Nilai tukar dollar AS terus menguat dari mata uang Yen dan Euro, sementara di Asia masih fokus pada perkembangan pasar di Cina.
Keterikatan:
> Coffee hoarding: Vietnamese speculators pressure global deficit
> French maize headed for Asia as export window opens
> China should limit annual grain imports to up to 11 mln tonnes
> Pockets of rain in Ivory Coast offer slight reprieve for cocoa
> INTERVIEW-Poor Ghana output weighing on global cocoa forecasts
Sumber data:
>Cargo surveyors Intertek Testing Services and Societe Generale de Surveillance
pada 10 Maret 2015.
> Malaysian Palm Oil Board (MPOB) per 10 Maret 2015.
Palm, soy and crude oil prices at 04:52 GMT
Keterangan:
CPO Ringgit (RM)/ton
CBOT soy oil in U.S. cents per pound
Dalian soy oil and RBD palm olein in Chinese yuan per tonne
India soy oil in Indian rupee per 10 kg
Crude in U.S. dollars per barrel
Sumber : Reuters