
MEDAN – President The Solvent Extractors Association of India (SEA), Pravin S Lunkad mengatakan, India masih menggantungkan kebutuhan minyak nabatinya dalam hal ini minyak sawit kepada Indonesia.
Tercatat pada tahun 2014 lalu impor minyak sawit dari Indonesia masih dominan. “Dari 7,59 juta ton impor minyak sawit India pada tahun lalu misalnya, sebagian besar berasal dari Indonesia,” ujarnya, Minggu (8/3/2015), seperti dikutip Antara.
Ketergantungan India akan minyak sawit Indonesia, kata Pavin, selain kebutuhan minyak nabati yang meningkat, minyak sawit Indonesia juga memiliki mutu yang baik. Namun , kebijakan bea keluar (BK) yang ditetapkan pemerintah Indonesia dan bea masuk (BM) oleh India, telah mempengaruhi volume impor minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya. (T3)