NIGERIA – Pemerintah Nigeria diprediksi memiliki potensi pendapatan ekonomi mencapai US$ 20 juta per tahun, setelah sepakat memberlakukan pengenaan pajak penyesuaian sebanyak 25% dari kegiatan impor minyak sawit.
Cara itu kata Head of Sales and Marketing of the Ghana Oil Palm Development Company Limited (GOPDC), Gangadhar Shetty, menjadi penambah bagi pendapatan negara dari pengenaan pungutan 10% lewat skim Common External Tarif (CET), dari kegiatan impor.
Seperti tulis B&FT Langkah ini juga sekaligus sebagai upaya melindungi industri minyak sawit lokal. Dengan pengenaan pajak tersebut tutur Shetty, semestinya pengembangan perkebunan kelapa sawit di Nigeria jangan di ha
Advertisements
Category: Info Sawit