
JAKARTA – Bisnis kelapa sawit pada dasarnya tidak hanya memberikan efek yang positif terhadap perekonomian negara dan membuka peluang kerja saja. Tetapi sawit ini lebih dari itu yakni dapat memberikan kontribusi bagi kesehatan masyarakat.
Ketua Gabungan Industri Minyak Nabati (GIMNI), Sahat Sinaga mengungkapkan, bahwa sawit dapat menjadikan masyarakat sehat apabila produksi minyak goreng sawit masih berwarna merah, karena mengandung vitamin E dan A, bahkan dapat mencegah berbagai penyakit diantaranya kanker.
Namun sayangnya pemerintah Indonesia, katanya, tidak mau memproduksi minyak goreng sawit merah, dengan alasan nantinya masyarakat tidak suka. Karena kebiasaan mengkonsumsi minyak goreng yang berwarna kuning. “Jadi kita lebih dikuasai mata daripada otak, memuaskan mata dibuanglah vitamin,” katanya kepada InfoSAWIT di Jakarta, belum lama ini.
Oleh karena itu, Sahat menyarankan, agar pemerintah kedepannya membuat SNI baru, dimana wajibnya mengahasilkan minyak goreng sawit merah. Sehingga masyarakat dapat hidup lebih sehat.
“Seharusnya pemerintah itu, sawit jangan dihilangkan warnanya, lumpur-lumpur dihilangkan oke tapi tidak perlu warna, biarkan dia alamiyah. Dan itulah kita Indonesia. Jadi dari minyak sawit ini kita bangkit,” tegasnya. (T3)