
MAMUJU – Kepala Bidang Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Dinas Perkebunan Provinsi Sulbar, Abdul Waris Bestari, Selasa (10/3/2015), mengungkapkan sebanyak 1.000 orang petani kelapa sawit di Desa Pontana Kayyang, Kecamatan Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat kesulitan mendapatkan pupuk.
Hal tersebut, katanya seperti dikutip Antara, karena distributor juga selalu kehabisan stok. Untuk itu ia berharap agar kelangkaan pupuk dapat segera diatasi, sehingga petani tidak merugi.
Sementara menanggapi keluhan itu, Kepala Cabang PT Pertani Provinsi Sulbar, Andi Ilham menagatakan, PT Pertani sebagai distributor pupuk di Sulbar telah menyediakan stok pupuk sekitar 12.000 ton untuk petani sawit yang tersebar di tiga kabupaten, yaknin Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, dan Polewali Mandar.
Ia menegaskan, kelangkaan pupuk itu akan segera dilaporkan kepada Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Provinsi Sulbar untuk dicari penyebabnya. “Masalah kelangkaan pupuk harus diselesaikan bersama dan bila ada pelanggaran yang membuat petani kesulitan pupuk akan ditindak sesuai hukum,” tegasnya. (T3)