
JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dipastikan menetapkan sasaran pembangunan 2016 untuk tetap fokus mempercepat pengembangan industri. Khususnya berkaitan pemenuhan ketersedian inprastruktur pendukung pengembangannya.
“Itu sebabnya program yang diusulkan khususnya 2016 tetap seputaran percepatan pengembangan industri. Tapi tidak sebatas mengembangkan kawasan industrinya, termasuk sentra pengembangannya,” ujar Plt Sekprov Kaltim, Rusmadi, Senin (23/2/2015).
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim memberitakan, pada pertemuan perencanaan pembangunan se Kalimantan di Jakarta, Senin, Pemprov menetapkan program percepatan pengembangannya. Diantaranya penyedian jalan akses menuju KEK, maupun akses di dalam kawasannya menjadi agenda penting diusulakan guna mendapat dukungan APBN 2016.
Termasuk infrastruktur penunjang lainnya seperti pelabuhan yang kondisanya masih dalam tahap pengembangan, kemudian tangki timbun, dan terminal minyak sawit mentah (CPO). (T3)