JAKARTA – Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Gamal Nasir menjelaskan, rencana pemerintah untuk membuka perkebunan kelapa sawit di perbatasan antara Kalimantan dan Malaysia masih terus diupayakan.
Hal ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar sekaligus menarik kembali warga yang bekerja di Malaysia. “Malaysia sudah melakukan pembangunan dengan menarik tenaga kerja kita kesana. Kita berupaya menarik lagi tenaga kerja kita, masa kia tidak bisa melakukan itu,” jelasnya di Jakarta, Kamis (9/4/2015).
Gamal menjelaskan, untuk pembangunan perkebunan kelapa sawit ini sendiri lokasi lahan masih di koordinasikan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), tetapi yang pasti diwilayah perbatasan.
Program ini sendiri, kata Gamal, akan menggunakan inti plasma yakni perusahaan dengan mitranya rakyat. (T3)